Rainforest Alliance mengundang petani kakao, koperasi, perusahaan, pedagang, lembaga sertifikasi, organisasi masyarakat sipil, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya di sektor kakao untuk berpartisipasi dalam konsultasi publik mengenai usulan Standar Pertanian Berkelanjutan-Kakao (Sustainable Agriculture Standard-Cocoa/SAS-Kakao).
Konsultasi ini merupakan langkah penting dalam proses pengembangan standar dan bertujuan untuk memastikan bahwa Standar yang diusulkan bersifat praktis, dapat diterapkan secara global, dan responsif terhadap tantangan yang terus berkembang yang dihadapi sektor kakao.

Mengapa kami mengembangkan versi Standar Pertanian Berkelanjutan khusus untuk kakao?
Pada tahun 2025, Rainforest Alliance menyederhanakan persyaratan dalam Standar Pertanian Berkelanjutan (Sustainable Agriculture Standard/SAS) kami agar lebih mudah diakses dan diterapkan oleh petani. Kini, kami mengambil langkah selanjutnya dengan mengembangkan Standar Pertanian Berkelanjutan-Kakao (SAS-Kokoa) sebagai solusi sertifikasi yang disesuaikan dengan kebutuhan para petani kakao dan pelaku rantai pasok yang terus berkembang.
Komitmen kami terhadap persyaratan yang kuat tetap tidak berubah. Tujuannya adalah untuk menciptakan Standar yang lebih terfokus dan bernuansa yang mendukung para petani kakao, masyarakat mereka, dan para pelaku rantai pasok dalam membangun rantai pasok kakao yang lebih tangguh, produktif, dan transparan.
Unsur-unsur utama Standar yang diusulkan:
Solusi sertifikasi yang disederhanakan dan khusus untuk kakao yang menggabungkan persyaratan kakao yang ada ke dalam satu standar khusus suatu jenis tanaman, membuat penerapan dan verifikasinya menjadi lebih jelas dan efisien.
Penguatan fokus pada tantangan di sektor kakao, termasuk manajemen kebun dan kelompok, sistem dukungan untuk petani, keterlacakan, geodata, deforestasi, risiko hak asasi manusia (terutama praktik pekerja anak dan kerja paksa), mata pencaharian, dan praktik pertanian berkelanjutan, misalnya kesehatan tanah dan pengendalian hama terpadu.
Keselarasan dengan persyaratan peraturan dan ekspektasi pasar yang terus berkembang, termasuk Peraturan Anti-Deforestasi Uni Eropa (EUDR), Arahan Uji Tuntas Keberlanjutan Perusahaan (CSDDD), dan Peraturan Anti-Kerja Paksa Uni Eropa (EUFLR), Arahan Pemberdayaan Konsumen (EmpCo), dan Standar Regional Afrika 1000 (African Regional Standard 1000/ARS 1000).
Modul pemastian Sistem Pemantauan dan Remediasi Pekerja Anak (CLMRS)
Selain Standar kakao yang diusulkan, konsultasi ini mencakup modul pemastian Sistem Pemantauan dan Remediasi Pekerja Anak (Child Labor Monitoring and Remediation System/CLMRS). Modul ini merupakan tambahan opsional untuk Standar yang dirancang untuk membantu organisasi memperkuat efektivitas, kredibilitas, dan transparansi upaya mereka dalam menangani persoalan praktik pekerja anak yang mendesak dan kompleks dalam rantai pasok kakao.
Dokumen Konsultasi
Tanya Jawab Umum (TJU)
Cara Mengirimkan Tanggapan
Isilah kuesioner online di bawah ini
Survei Umum
Survei Produsen
Survei Pelaku Rantai Pasok
Survei Lembaga Sertifikasi
Jadwal konsultasi
11 Agustus – 13 Oktober: Periode konsultasi pertama
11 Agustus: Webinar pemangku kepentingan global. Daftarkan diri Anda untuk mengikuti webinar di sini
Agustus—September: Sesi konsultasi tatap muka di negara-negara utama penghasil kakao
Desember 2026—Januari 2027: Periode konsultasi kedua
Paruh pertama tahun 2027: Publikasi Standar dan ringkasan tanggapan dari para pemangku kepentingan
Jika Anda memiliki pertanyaan mengenai proses konsultasi, silakan hubungi: