
Judul: | Lampiran Indikator |
Kode: | A—SRCL-B-CH |
Versi: | 1.1 |
Berlaku untuk: | Pemegang Sertifikat Kebun |
Keberlakuan: | Konten mengikat |
Berlaku sejak: | 1 Maret 2026 |
Berlaku hingga: | Pemberitahuan lebih lanjut |
Diterbitkan pada: | 17 September 2026 |
Ditautkan ke: | A-1-S-B-F-V1.4 Standar Pertanian Berkelanjutan Rainforest Alliance. A-33-R-B-FA-V1.0 Standar Pertanian Regeneratif Rainforest Alliance. |
Menggantikan: |
Apa isi dokumen ini?
Lampiran ini mencakup informasi tambahan yang mengikat terkait dengan penerapan persyaratan 1.7.1 dalam Standar Sertifikasi Rainforest Alliance. Lampiran ini menguraikan indikator yang wajib dikumpulkan dan disampaikan setiap tahun oleh Pemegang Sertifikat Kebun. Kecuali dinyatakan lain, setiap tahun Pemegang Sertifikat harus mengumpulkan data yang sama untuk tahun sebelumnya. Artinya, data tersebut harus meliputi periode antara audit terakhir dan audit saat ini. Sebagai contoh, jika audit dilaksanakan pada Oktober 2026, periode pengumpulan data yang relevan adalah dari Oktober 2025 hingga September 2026. Data ini akan ditinjau selama audit Oktober 2026.
Untuk kebun dalam kelompok yang menjalankan inspeksi internal pada waktu yang berbeda-beda sepanjang tahun, data yang dikumpulkan di tingkat kebun harus mencerminkan 12 bulan sebelum bulan inspeksi internal. Sebagai contoh, untuk audit yang akan datang pada Oktober 2026, informasi di tingkat kelompok akan meliputi informasi sejak audit sebelumnya (Oktober 2025) hingga sedekat mungkin dengan Oktober 2026. Jika anggota kelompok diinspeksi secara internal pada Maret 2026, data yang relevan di tingkat kebun harus mencakup data mulai dari April 2025 hingga Maret 2026.
Selain itu, jika pemegang sertifikat memiliki berbagai jenis tanaman bersertifikasi, maka datanya berfokus pada satu jenis tanaman bersertifikasi Rainforest Alliance dengan volume terbesar.
Kapan dan bagaimana cara menggunakan dokumen ini?
Dokumen ini memberikan informasi kepada Pemegang Sertifikat tentang indikator-indikator yang disyaratkan oleh Standar Rainforest Alliance yang terkait dengan persyaratan 1.7.1 dan cara mengumpulkan data secara memadai dan akurat. Lembaga Sertifikasi harus mengacu pada dokumen ini untuk informasi lebih detail tentang penerapan persyaratan tersebut.
Konten dokumen ini disusun secara ringkas agar mudah dipahami. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Panduan Rainforest Alliance: Poin Data dan dokumen panduan lainnya yang dapat dirujuk. Untuk definisi istilah, lihat Lampiran Glosarium Rainforest Alliance.
Lampiran Indikator ini memiliki 3 bagian utama:
Indikator Dasar
Indikator Pertanian Berkelanjutan
Indikator Pertanian Regeneratif
Indikator Dasar berlaku untuk semua Standar. Sementara itu, serangkaian indikator lainnya dapat ditemukan di setiap bagian Standar yang telah disebutkan, dan berlaku sesuai konteksnya.
Perubahan dalam pembaruan dari v1.0 menjadi v1.2
Bagian | Perubahan |
Apa isi dokumen ini? | Disesuaikan: teks diperbarui, penjelasan dan klarifikasi ditambahkan mengenai lini waktu yang akan diwakili oleh data yang dikumpulkan Pemegang Sertifikat. |
Kapan & bagaimana cara menggunakan dokumen ini | Disesuaikan: teks ditambahkan untuk menjelaskan tata letak baru. |
Keberlakuan Poin Data Indikator | Disesuaikan: teks diklarifikasi. |
Deskripsi keberlakuan lini waktu | Disesuaikan: Periode waktu pengumpulan indikator diklarifikasi. |
Indikator Dasar | Baru: Rainforest Alliance telah mengategorikan berbagai jenis indikator, dengan beberapa indikator dasar yang berlaku untuk semua Indikator standar. Perlu diiingat bahwa Indikator Dasar bukan merupakan hal baru, tetapi saat ini telah diklasifikasikan secara berbeda. |
Standar Pertanian Berkelanjutan | Disesuaikan: tata letak indikator berdasarkan standar tertentu. |
Indikator Standar Pertanian Regeneratif | Baru: Indikator Standar Pertanian Regeneratif ditambahkan. |
Indikator Standar Pertanian Regeneratif | Bagi Pemegang Sertifikat yang hendak mengikuti Standar Pertanian Berkelanjutan dan Standar Pertanian Regeneratif, perlu diingat bahwa catatan telah ditambahkan di bawah Indikator Pertanian Regeneratif. Catatan ini memastikan bahwa setiap indikator spesifik harus dilaporkan satu kali untuk kedua standar, dan tidak disampaikan secara terpisah. |
Keberlakuan Poin Data Indikator
Keberlakuan suatu poin data ditunjukkan dengan tanda centang. Tanda centang pada umumnya menunjukkan dari pelaku atau tingkat mana data tersebut dikumpulkan.
Harap diperhatikan bahwa untuk kelompok, terlepas dari adanya tanda centang, manajemen kelompok harus selalu bertanggung jawab untuk mengumpulkan dan melaporkan data dalam platform RA. Untuk kelompok, indikator dilaporkan setiap tahun selama inspeksi internal/penilaian mandiri. Selain itu, untuk kelompok, manajemen kelompok harus melaporkan data untuk kebun dengan sampel pengumpulan data yang sesuai dengan sampel inspeksi internal.
Sertifikasi kelompok | Sertifikasi individu | |||
Kebun Kecil | Kebun Besar | Manajemen kelompok | Kecil/Besar | |
Penanggung jawab untuk kebun kecil dan besar dalam sertifikasi individu | ||||
Kebun kecil atau besar yang bersertifikasi individu harus mengumpulkan poin data ini. |
| |||
Penanggung jawab untuk manajemen kelompok | ||||
Poin data berlaku untuk seluruh kelompok, dan staf manajemen kelompok bertanggung jawab mengumpulkan poin data untuk semua anggota kelompok (kecil maupun besar) serta kegiatan operasionalnya. |
| |||
Penanggung jawab untuk kebun besar yang merupakan bagian dari kelompok | ||||
Manajemen kebun besar bertanggung jawab untuk mengumpulkan poin data kebunnya. Manajemen kelompok harus kebun untuk mengumpulkannya, dan pada akhirnya bertanggung jawab untuk menyerahkan data tersebut. |
| |||
Penanggung jawab untuk kebun kecil yang merupakan bagian dari kelompok | ||||
Poin data berlaku untuk kebun kecil, tetapi harus dikumpulkan oleh manajemen kelompok. |
| |||
Penanggung jawab untuk kebun besar yang merupakan bagian dari kelompok dan manajemen kelompok | ||||
Manajemen kebun besar harus mengumpulkan poin data untuk kebunnya, sedangkan manajemen kelompok menangani poin data untuk kebun kecil dalam kelompok (jika relevan) dan membantu kebun besar dalam kelompok. |
|
| ||
Penanggung jawab untuk kebun kecil dan kebun besar yang merupakan bagian dari kelompok | ||||
Poin data berlaku untuk kebun kecil dan besar dalam kelompok, tetapi untuk kebun kecil, poin data dikumpulkan oleh manajemen kelompok. |
|
| ||
Penanggung jawab untuk kebun kecil, kebun besar, dan manajemen kelompok | ||||
Poin data berlaku untuk kebun kecil, kebun besar, dan manajemen kelompok dalam sebuah kelompok. |
|
|
| |
Indikator
Indikator Dasar
Estimasi volume produksi Bersertifikasi pada tahun sebelumnya dalam satuan kilogram
Deskripsi:
Estimasi total volume tanaman bersertifikasi. Estimasi ini diambil dari tahun sebelumnya.
Pelacakan estimasi volume produksi bersertifikasi pada tahun-tahun sebelumnya membantu produsen dan manajemen kelompok dalam mengelola kebunnya dengan lebih baik, menggiatkan penerapan praktik pertanian yang baik, dan memastikan transparansi dalam rantai pasok. Pelacakan ini juga relevan untuk memahami tren estimasi hasil panen pada tahun berjalan. Dalam pelacakan ini, estimasi tersebut dibandingkan dengan hasil panen aktual. Dengan demikian, kredibilitas program sertifikasi dan sistem keterlacakan Rainforest Alliance bisa terjamin.
Pengumpulan data:
Dikumpulkan sebagai nilai numerik.
Total estimasi produksi bersertifikasi dalam satuan kilogram
Data yang dilaporkan adalah data dari tahun sebelumnya
Untuk informasi lebih lanjut, lihat Panduan G Rainforest Alliance: Estimasi Hasil Panen, yang mencakup berbagai jenis tanaman dan konteks produksi. Prinsip dasar dijelaskan untuk meningkatkan keakuratan estimasi hasil panen.
Keberlakuan:
Sertifikasi kelompok | Sertifikasi individu | ||
Kebun Kecil | Kebun Besar | Manajemen kelompok | Kecil/Besar |
|
| ||
Estimasi volume produksi Bersertifikasi tahun sebelumnya dalam satuan batang: Hanya berlaku untuk bunga
Deskripsi:
Estimasi total volume tanaman bersertifikasi. Estimasi ini diambil dari tahun sebelumnya.
Pelacakan estimasi volume produksi bersertifikasi pada tahun-tahun sebelumnya membantu produsen dan manajemen kelompok dalam mengelola kebunnya dengan lebih baik, menggiatkan penerapan praktik pertanian yang baik, dan memastikan transparansi dalam rantai pasok. Pelacakan ini juga relevan untuk memahami tren estimasi hasil panen pada tahun berjalan. Dalam pelacakan ini, estimasi tersebut dibandingkan dengan hasil panen aktual. Dengan demikian, kredibilitas program sertifikasi dan sistem keterlacakan Rainforest Alliance bisa terjamin.
Pengumpulan data:
Dikumpulkan sebagai nilai numerik.
Jumlah batang dari estimasi produksi bersertifikasi.
Data yang dilaporkan berasal dari tahun sebelumnya.
Untuk informasi lebih lanjut, lihat Panduan G Rainforest Alliance: Estimasi Hasil Panen, yang mencakup berbagai jenis tanaman dan konteks produksi. Prinsip dasar dijelaskan untuk meningkatkan keakuratan estimasi hasil panen.
Keberlakuan:
Sertifikasi kelompok | Sertifikasi individu | ||
Kebun Kecil | Kebun Besar | Manajemen kelompok | Kecil/Besar |
|
| ||
Luas kebun dalam hektare
Deskripsi:
Total luas kebun bersertifikasi. Tujuannya adalah untuk menyimpan catatan terkini total luas area bersertifikasi sebagai bagian dari informasi yang diperlukan guna mengonfirmasi ruang lingkup sertifikasi untuk Pemegang Sertifikat/setiap anggota kelompok. Untuk kelompok, Anda dapat menggunakan formulir Daftar Anggota Kelompok (Group Member Registry/GMR) yang disediakan oleh Rainforest Alliance untuk mengumpulkan informasi ini.
Pengumpulan data:
Dikumpulkan sebagai nilai numerik.
Dengan menggunakan dokumen kepemilikan/kepenguasaan lahan, misalnya akta tanah, perjanjian sewa, dan sertifikat hak atas tanah yang dilengkapi dengan peta properti, produsen harus mencatat total luas lahan yang akan dicantumkan ke dalam ruang lingkup sertifikasi dalam formulir yang disediakan oleh Rainforest Alliance (seperti GMR, platform Rainforest Alliance).
Data yang dilaporkan adalah data dari tahun sebelumnya
Keberlakuan:
Sertifikasi kelompok | Sertifikasi individu | ||
Kebun Kecil | Kebun Besar | Manajemen kelompok | Kecil/Besar |
|
| ||
Luas area produksi dalam hektare
Deskripsi:
Luas area produksi tanaman bersertifikasi Tujuannya adalah untuk menyimpan catatan terkini total luas area bersertifikasi sebagai bagian dari informasi yang diperlukan guna mengonfirmasi ruang lingkup sertifikasi untuk Pemegang Sertifikat/setiap anggota kelompok.
Pengumpulan data:
Pada awal tahun, ketika melakukan pembaruan rencana manajemen tahunan.
Verifikasi dan perbarui setiap perubahan sebelum inspeksi internal.
Dengan menggunakan dokumen kepemilikan/kepenguasaan lahan, misalnya akta tanah, perjanjian sewa, dan sertifikat hak atas tanah yang dilengkapi dengan peta properti. Produsen harus mencatat total luas lahan yang akan dicantumkan ke ruang lingkup sertifikasi dalam formulir yang disediakan oleh Rainforest Alliance (seperti GMR atau platform Rainforest Alliance).
Setiap ketidaksesuaian antar dokumen harus diidentifikasi dan dicatat, sehingga data yang didaftarkan dalam format Rainforest Alliance dapat divalidasi dengan bukti selama proses verifikasi dan validasi oleh Rainforest Alliance atau Lembaga Sertifikasi.
Data yang dilaporkan adalah data dari tahun sebelumnya
Keberlakuan:
Sertifikasi kelompok | Sertifikasi individu | ||
Kebun Kecil | Kebun Besar | Manajemen kelompok | Kecil/Besar |
|
| ||
Jumlah kasus yang dipilah berdasarkan gender dan telah dilaporkan terkait: Praktik Pekerja Anak, Kerja Paksa, Diskriminasi Berbasis Gender, Diskriminasi lainnya, serta Kekerasan dan Pelecehan di Tempat Kerja
Deskripsi:
Total jumlah kasus praktik pekerja anak, kerja paksa, diskriminasi berbasis gender, diskriminasi lainnya, serta kekerasan dan pelecehan di tempat kerja, dipilah berdasarkan gender, yang dilaporkan kepada komite pengaduan.
Pengumpulan data:
Data yang dilaporkan dalam platform Rainforest Alliance berasal dari tahun sebelumnya.
Untuk informasi lebih lanjut:
Panduan E Rainforest Alliance: Mekanisme Pengaduan.
Panduan R Rainforest Alliance: Alat Panduan Pemantauan Kaji-dan-Tangani.
Keberlakuan:
Sertifikasi kelompok | Sertifikasi individu | ||
Kebun Kecil | Kebun Besar | Manajemen kelompok | Kecil/Besar |
|
|
| |
Jumlah kasus yang dipilah berdasarkan gender dan telah dikonfirmasi terkait: Praktik Pekerja Anak, Kerja Paksa, Diskriminasi Berbasis Gender, Diskriminasi lainnya, serta Kekerasan dan Pelecehan di Tempat Kerja.
Deskripsi:
Total jumlah kasus praktik pekerja anak, kerja paksa, diskriminasi berbasis gender, diskriminasi lainnya, serta kekerasan dan pelecehan di tempat kerja, dipilah berdasarkan gender, yang telah dikonfirmasi oleh komite pengaduan.
Pengumpulan data:
Data yang dilaporkan dalam platform Rainforest Alliance berasal dari tahun sebelumnya.
Untuk informasi lebih lanjut:
Panduan E Rainforest Alliance: Mekanisme Pengaduan.
Untuk templat dan alat Panduan R Rainforest Alliance: Alat Panduan Pemantauan Kaji-dan-Tangani.
Keberlakuan:
Sertifikasi kelompok | Sertifikasi individu | ||
Kebun Kecil | Kebun Besar | Manajemen kelompok | Kecil/Besar |
|
|
| |
Jumlah kasus Praktik Pekerja Anak, Kerja Paksa, Diskriminasi Berbasis Gender, Diskriminasi lain, Kekerasan dan Pelecehan di Tempat Kerja, dipilah berdasarkan gender, yang telah diremediasi
Deskripsi:
Total jumlah kasus praktik pekerja anak, kerja paksa, diskriminasi berbasis gender, diskriminasi lainnya, serta kekerasan dan pelecehan di tempat kerja, dipilah berdasarkan gender, yang telah diremediasi.
Pengumpulan data:
Data yang dilaporkan dalam platform Rainforest Alliance berasal dari tahun sebelumnya.
Untuk informasi lebih lanjut:
Panduan S Rainforest Alliance: Protokol Remediasi.
Untuk format/templat dan alat Panduan R Rainforest Alliance: Alat Panduan Pemantauan Kaji-dan-Tangani.
Keberlakuan:
Sertifikasi kelompok | Sertifikasi individu | ||
Kebun Kecil | Kebun Besar | Manajemen kelompok | Kecil/Besar |
|
|
| |
Indikator Standar Pertanian Berkelanjutan
Pertanian berkelanjutan kini menjadi sangat penting. Standar Pertanian Berkelanjutan memberikan kerangka kerja praktis dan inovasi terarah untuk membantu produsen membudidayakan tanaman dengan lebih baik, meningkatkan produktivitas, mengakses pengetahuan yang relevan mengenai kinerja keberlanjutannya, serta memfokuskan investasi pada risiko-risiko terbesarnya. Indikator Standar Pertanian Berkelanjutan dirancang untuk membantu pemegang sertifikat melacak progres keberlanjutan, dan memastikan dapat diaksesnya pasar yang terus berkembang, sekaligus memberikan sarana untuk bisnis dalam merespons tekanan yang makin besar untuk melaporkan dampak sosial dan lingkungannya.
Jumlah Spesies Pohon Penaung per kebun.
Deskripsi:
Total jumlah spesies pohon penaung yang ada di kebun.
Indikator ini bertujuan untuk meningkatkan keanekaragaman spesies pohon penaung di setiap kebun untuk meningkatkan kualitas tanah, melestarikan keanekaragaman hayati, mengoptimalkan perlindungan sumber air, dan membantu upaya mitigasi perubahan iklim melalui penyerapan karbon.
Pengumpulan Data:
Dikumpulkan sebagai nilai numerik.
Hitung jumlah spesies pohon yang digunakan sebagai penaung di area tanaman bersertifikasi Rainforest Alliance.
Data yang dilaporkan berasal dari tahun sebelumnya.
Keberlakuan:
Sertifikasi kelompok | Sertifikasi individu | ||
Kebun Kecil | Kebun Besar | Manajemen kelompok | Kecil/Besar |
|
|
| |
Jumlah Pohon Penaung per hektare
Deskripsi:
Total jumlah pohon penaung yang ada di kebun per hektare lahan tanaman bersertifikasi Rainforest Alliance. Indikator ini berfokus pada peningkatan jumlah pohon penaung di setiap kebun untuk meningkatkan kualitas tanah, melestarikan keanekaragaman hayati, mengoptimalkan perlindungan sumber air, dan membantu upaya mitigasi perubahan iklim melalui penyerapan karbon.
Pengumpulan Data:
Dikumpulkan sebagai nilai numerik.
Hitung jumlah pohon penaung per hektare.
Data yang dilaporkan berasal dari tahun sebelumnya.
Keberlakuan:
Sertifikasi kelompok | Sertifikasi individu | ||
Kebun Kecil | Kebun Besar | Manajemen kelompok | Kecil/Besar |
|
|
| |
Liter / kilogram Pupuk Organik
Deskripsi:
Indikator ini melacak kuantitas pupuk organik setiap tahun yang diaplikasikan terhadap tanaman bersertifikasi di kebun selama setahun terakhir. Tujuannya adalah agar data ini dapat digunakan untuk mengidentifikasi dan menerapkan upaya untuk meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk di tahun mendatang. Untuk poin data ini, Rainforest Alliance telah mendefinisikan pupuk organik sesuai dengan glosarium. Hanya pupuk yang dibeli secara komersial yang diperhitungkan, dan tidak mencakup kotoran hewan.
Pengumpulan Data:
Dikumpulkan sebagai nilai numerik, dilaporkan dalam satuan kilogram (kg) dan/atau Liter (L).
Total jumlah pupuk organik yang digunakan oleh kebun terhadap tanaman utama bersertifikasi Rainforest Alliance.
Data yang dilaporkan berasal dari tahun sebelumnya.
Keberlakuan:
Sertifikasi kelompok | Sertifikasi individu | ||
Kebun Kecil | Kebun Besar | Manajemen kelompok | Kecil/Besar |
|
|
| |
Liter / kilogram Pupuk Anorganik
Deskripsi:
Untuk memantau penggunaan pupuk anorganik di kebun setiap tahun untuk tanaman bersertifikasi selama satu tahun terakhir. Data ini digunakan untuk secara proaktif mengidentifikasi dan menerapkan peluang untuk meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk di tahun mendatang.
Pengumpulan Data:
Dikumpulkan sebagai nilai numerik.
Total jumlah pupuk anorganik yang digunakan untuk tanaman utama bersertifikasi Rainforest Alliance.
Data yang dilaporkan berasal dari tahun sebelumnya.
Keberlakuan:
Sertifikasi kelompok | Sertifikasi individu | ||
Kebun Kecil | Kebun Besar | Manajemen kelompok | Kecil/Besar |
|
|
| |
Liter/kilogram Pestisida yang dibagi menjadi; Insektisida, Rodentisida, Fungisida, Herbisida, dan Lainnya
Deskripsi:
Total kuantitas semua pestisida yang diaplikasikan di kebun pada tahun sebelumnya.
Tujuannya adalah untuk memastikan praktik pengelolaan hama secara berkelanjutan dengan melacak penggunaan pestisida setiap tahun secara akurat, menggiatkan penggunaan secara bertanggung jawab, meminimalkan dampak lingkungan, dan mengurangi penggunaan produk yang sangat beracun dan terlarang.
Pengumpulan Data:
Dikumpulkan sebagai nilai numerik dalam Liter dan/atau kilogram.
Dengan menggunakan catatan pestisida dan pengaplikasiannya, CH akan mengumpulkan informasi tentang total jumlah pestisida yang digunakan selama tahun sebelumnya terhadap tanaman bersertifikasi. Data tersebut dikategorikan ke dalam insektisida, rodentisida, fungisida, herbisida, dan lainnya.
Data yang dilaporkan berasal dari tahun sebelumnya.
Keberlakuan:
Sertifikasi kelompok | Sertifikasi individu | ||
Kebun Kecil | Kebun Besar | Manajemen kelompok | Kecil/Besar |
|
|
|
|
Air untuk irigasi (Liter)
Deskripsi:
Total penggunaan air untuk irigasi.
Menggiatkan pengelolaan air secara efisien dengan melacak penggunaan air irigasi mulai dari tahun pertama hingga berikutnya, memungkinkan produsen untuk memantau konsumsi air, mengoptimalkan sumber daya air, dan mendukung praktik pertanian yang berkelanjutan.
Pengumpulan Data:
Catatan: Poin data ini hanya berlaku jika irigasi di kebun dilaporkan.
Nilai numerik yang menunjukkan jumlah air yang digunakan dalam satuan Liter untuk irigasi.
Data yang dilaporkan berasal dari tahun sebelumnya.
Keberlakuan:
Sertifikasi kelompok | Sertifikasi individu | ||
Kebun Kecil | Kebun Besar | Manajemen kelompok | Kecil/Besar |
|
|
| |
Air untuk pengolahan (Liter)
Deskripsi:
Total jumlah air yang digunakan untuk mengolah tanaman bersertifikasi Rainforest Alliance pada tahun sebelumnya. Tujuannya adalah untuk menggiatkan pengelolaan air secara efisien dengan melacak penggunaan air untuk pengolahan, memungkinkan produsen untuk memantau konsumsi air, mengoptimalkan sumber daya air, dan mendukung praktik pertanian yang berkelanjutan.
Pengumpulan Data:
Catatan: Untuk Manajemen Kelompok, poin data ini berlaku jika kelompok memiliki fasilitas pengolahan terpusat.
Nilai numerik yang menunjukkan total jumlah air yang digunakan dalam satuan Liter untuk pengolahan.
Catat (sesuai dengan frekuensi pengolahan) nilai konsumsi air berdasarkan pembacaan sistem pengukur yang terpasang di lokasi pengolahan. Periksa satuan pengukuran dan, jika perlu, lakukan konversi untuk mendapatkan data dalam satuan Liter.
Jika Anda tidak memiliki sistem pengukur di lokasi pengolahan, ukurlah volume yang terkumpul untuk kegiatan pengolahan.
Data yang dilaporkan berasal dari tahun sebelumnya.
Keberlakuan:
Sertifikasi kelompok | Sertifikasi individu | ||
Kebun Kecil | Kebun Besar | Manajemen kelompok | Kecil/Besar |
|
|
| |
Penggunaan kayu untuk pengolahan
Deskripsi:
Total kayu yang digunakan untuk mengolah tanaman bersertifikasi Rainforest Alliance pada tahun sebelumnya. Tujuannya adalah untuk menggiatkan pengelolaan kayu secara efisien dengan melacak penggunaan kayu, sehingga produsen dapat memantau konsumsi dengan lebih baik.
Pengumpulan data:
Catatan: Untuk Manajemen Kelompok, poin data ini berlaku jika kelompok memiliki fasilitas pengolahan terpusat.
Nilai numerik yang menunjukkan jumlah kayu yang digunakan dalam satuan kilogram untuk pengolahan.
Catat konsumsi kayu sesuai dengan jumlah yang dibeli/digunakan untuk keperluan pengolahan.
Data yang dilaporkan berasal dari tahun sebelumnya.
Keberlakuan:
Sertifikasi kelompok | Sertifikasi individu | ||
Kebun Kecil | Kebun Besar | Manajemen kelompok | Kecil/Besar |
|
|
| |
Persentase luas kebun yang tertutup vegetasi alami
Deskripsi:
Total luas kebun yang dijaga tetap memiliki tutupan vegetasi alami.
Tujuannya adalah untuk menjaga dan memantau tutupan vegetasi alami secara berkesinambungan, dengan pelaporan tahunan untuk melacak perkembangannya. Jika tutupan vegetasi alami berkurang menjadi di bawah 10% dari total area, atau di bawah 15% untuk kebun dengan tanaman yang toleran terhadap naungan, tetapkan target peningkatan dan lakukan tindakan untuk mencapai dan mempertahankan ambang batas ini dari waktu ke waktu.
Pengumpulan data:
Produsen harus mengukur (menggunakan poligon atau metode lain yang teridentifikasi) area yang ditutupi oleh vegetasi alami dan melaporkan informasi ini pada Formulir Poin Data.
Data yang dilaporkan berasal dari tahun sebelumnya
Panduan M Rainforest Alliance: Ekosistem dan Vegetasi Alami memberikan panduan mengenai cara mengukur vegetasi alami di lahan konservasi yang dicadangkan dan di area produksi (misalnya tutupan penaung agroforestri).
Keberlakuan:
Sertifikasi kelompok | Sertifikasi individu | ||
Kebun Kecil | Kebun Besar | Manajemen kelompok | Kecil/Besar |
|
|
|
|
Total penggunaan bahan bakar fosil per tahun
Deskripsi:
Indikator ini mengukur total bahan bakar fosil yang digunakan untuk produksi dan pengolahan produk bersertifikasi, termasuk sumber bahan bakar seperti solar, bensin, Liquefied Petroleum Gas (LPG)/propana, batu bara, gas alam, dan minyak. Data bahan bakar ini dilaporkan dalam satuan volume (Liter atau meter kubik), atau berat (kg), baik untuk konsumsi stasioner (misalnya boiler/ketel uap dan pengering mekanis) atau konsumsi bergerak (misalnya traktor). Penggunaan bahan bakar nabati tidak dimasukkan dalam penghitungan. Tujuannya adalah untuk menilai penggunaan bahan bakar di kebun secara umum, guna menemukan cara untuk meningkatkan efisiensi atau mengurangi penggunaannya.
Pengumpulan data:
Catatan: Poin data ini berlaku untuk Manajemen Kelompok hanya jika kelompok menggunakan bahan bakar fosil untuk pengolahan.
Penggunaan bahan bakar fosil untuk pengolahan dan produksi.
Nilai numerik dengan satuan: Liter, kilogram, dan meter kubik.
Data yang dilaporkan berasal dari tahun sebelumnya
Panduan N Rainforest Alliance: Efisiensi Energi memberikan panduan kepada Pemegang Sertifikat untuk membantu mencatat informasi ini sesuai dengan Pedoman Kebun Standar Pertanian Berkelanjutan Rainforest Alliance
Keberlakuan:
Sertifikasi kelompok | Sertifikasi individu | ||
Kebun Kecil | Kebun Besar | Manajemen kelompok | Kecil/Besar |
|
|
| |
Total penggunaan listrik (kWh) per tahun
Deskripsi:
Poin data total penggunaan listrik mengacu pada listrik yang digunakan untuk produksi dan pengolahan produk bersertifikasi, misalnya penggunaan mesin pengolahan. Total penggunaan listrik mencakup sumber energi terbarukan (surya, angin, hidro) di kebun dan jaringan listrik, dan listrik yang digunakan dilaporkan dalam satuan kWh. Tujuannya adalah untuk menilai penggunaan listrik di kebun secara umum, guna menemukan cara untuk meningkatkan efisiensi atau mengurangi konsumsinya.
Pengumpulan data:
Catatan: Poin data ini berlaku untuk Manajemen Kelompok hanya jika kelompok menggunakan energi untuk pengolahan.
Data penggunaan listrik dikumpulkan sebagai nilai numerik dalam satuan kilowatt per jam (kWh)
Data yang dilaporkan berasal dari tahun sebelumnya
Panduan N Rainforest Alliance: Efisiensi Energi memberikan panduan kepada Pemegang Sertifikat untuk membantu mencatat informasi ini sesuai dengan Pedoman Kebun Standar Pertanian Berkelanjutan Rainforest Alliance.
Keberlakuan:
Sertifikasi kelompok | Sertifikasi individu | ||
Kebun Kecil | Kebun Besar | Manajemen kelompok | Kecil/Besar |
|
|
| |
Jenis energi terbarukan: surya, angin, hidro, dan bahan bakar nabati
Deskripsi:
Penggunaan energi terbarukan (ya atau tidak) dan jenis yang digunakan (surya, angin, hidro, atau bahan bakar nabati). Tujuannya adalah untuk melaporkan atau mengidentifikasi peluang penggunaan sumber energi terbarukan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan polusi udara, sehingga membantu upaya mitigasi perubahan iklim dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Pengumpulan Data:
Identifikasi apakah kebun menggunakan sumber energi terbarukan, lalu catat jenisnya.
Data yang dilaporkan berasal dari tahun sebelumnya.
Keberlakuan:
Sertifikasi kelompok | Sertifikasi individu | ||
Kebun Kecil | Kebun Besar | Manajemen kelompok | Kecil/Besar |
|
|
| |
Indikator Standar Pertanian Regeneratif (Regenerative Agriculture Standard/RAS)
Pertanian regeneratif adalah cara bertani yang selaras dengan alam untuk meningkatkan kesehatan tanah, keanekaragaman hayati, dan produktivitas, guna memastikan keberlanjutan jangka panjang. Cara ini membantu produsen membangun kebun yang lebih berketahanan dan siap dalam menghadapi perubahan iklim dan tantangan ekonomi.
Data yang dikumpulkan melalui RAS dapat digunakan untuk mendasari perencanaan, membantu perancangan kembali kebun, dan mendukung pelibatan aktif di rantai pasok, sekaligus menyoroti berbagai area untuk peningkatan berkesinambungan di bidang kesehatan lingkungan, manajemen kebun, dan penghidupan petani.
Hasil utama yang dilacak melalui Sertifikasi Pertanian Regeneratif:
Kesehatan tanah: meningkatnya bahan organik, struktur, dan kesuburan, dengan potensi peningkatan hasil panen.
Efisiensi sarana produksi pertanian (saprodi): berkurangnya penggunaan saprodi eksternal dan meningkatnya siklus hara mendukung penghematan biaya.
Ketahanan iklim: menguatnya kemampuan untuk menghadapi variabilitas iklim, hama, dan penyakit.
Peluang pasar: meningkatnya akses ke pasar terdiferensiasi dan diterimanya pengakuan dari berbagai pelaku rantai pasok.
Kesejahteraan dan jaringan petani: meningkatnya penghidupan dan menguatnya hubungan dengan sesama produsen.
Jumlah Spesies Pohon Penaung per kebun
Deskripsi:
Total jumlah spesies pohon penaung yang ada di kebun.
Indikator ini bertujuan untuk meningkatkan keanekaragaman spesies pohon penaung di setiap kebun untuk meningkatkan kualitas tanah, melestarikan keanekaragaman hayati, mengoptimalkan perlindungan sumber air, dan membantu upaya mitigasi perubahan iklim melalui penyerapan karbon.
Pengumpulan Data:
Dikumpulkan sebagai nilai numerik.
Hitung jumlah spesies pohon yang digunakan sebagai pohon penaung di area tanaman bersertifikasi Rainforest Alliance.
Data yang dilaporkan berasal dari tahun sebelumnya.
*Jika Pemegang Sertifikat disertifikasi berdasarkan Standar Pertanian Berkelanjutan, maka Indikator ini hanya dilaporkan sekali.
Keberlakuan:
Sertifikasi kelompok | Sertifikasi individu | ||
Kebun Kecil | Kebun Besar | Manajemen kelompok | Kecil/Besar |
|
|
| |
Jumlah Pohon Penaung per hektare
Deskripsi:
Total jumlah pohon penaung yang ada di kebun per hektare lahan tanaman bersertifikasi Rainforest Alliance. Indikator ini berfokus pada peningkatan jumlah pohon penaung di setiap kebun untuk meningkatkan kualitas tanah, melestarikan keanekaragaman hayati, mengoptimalkan perlindungan sumber air, dan membantu upaya mitigasi perubahan iklim melalui penyerapan karbon.
Pengumpulan Data:
Dikumpulkan sebagai nilai numerik.
Hitung jumlah pohon penaung per hektare dalam area tanaman bersertifikasi Rainforest Alliance.
Data yang dilaporkan berasal dari tahun sebelumnya.
*Jika Pemegang Sertifikat disertifikasi berdasarkan Standar Pertanian Berkelanjutan, maka Indikator ini hanya dilaporkan sekali.
Keberlakuan:
Sertifikasi kelompok | Sertifikasi individu | ||
Kebun Kecil | Kebun Besar | Manajemen kelompok | Kecil/Besar |
|
|
| |
Jumlah spesies pohon asli di kebun
Deskripsi:
Indikator ini mengukur total jumlah berbagai spesies pohon asli di sebuah kebun, baik yang tumbuh secara alami atau sengaja ditanam. Indikator ini mencerminkan keanekaragaman pohon di kebun dan sejauh mana ekosistem setempat dilestarikan atau direstorasi, sekaligus menggiatkan konservasi keanekaragaman hayati dan memperkuat ketahanan kebun. Pepohonan asli dapat ditemukan dalam sistem agroforestri, di sepanjang batas lahan, di petak hutan kecil, atau terintegrasi dalam sistem produksi seperti silvopastura.
Pengumpulan Data:
Dikumpulkan sebagai nilai numerik.
Hitung total jumlah berbagai spesies pohon asli di kebun.
Data yang dilaporkan berasal dari tahun sebelumnya.
Keberlakuan:
Sertifikasi kelompok | Sertifikasi individu | ||
Kebun Kecil | Kebun Besar | Manajemen kelompok | Kecil/Besar |
|
|
| |
Persentase luas kebun dengan agroforestri
Deskripsi:
Indikator ini mengukur proporsi total luas kebun yang dikelola dengan sistem agroforestri. Indikator ini menunjukkan sejauh mana praktik agroekologis diterapkan untuk melestarikan keanekaragaman hayati, meningkatkan kesehatan tanah, melindungi sumber air, dan memperkuat ketahanan kebun secara keseluruhan.
Pengumpulan Data:
Dikumpulkan sebagai persentase dari total luas kebun.
Untuk kelompok berisi kebun kecil, laporkan rata-rata persentase untuk semua kebun dalam pengumpulan data kelompok tersebut.
Data yang dilaporkan berasal dari tahun sebelumnya.
Keberlakuan:
Sertifikasi kelompok | Sertifikasi individu | ||
Kebun Kecil | Kebun Besar | Manajemen kelompok | Kecil/Besar |
|
|
| |
Persentase luas kebun yang tertutup vegetasi alami
Deskripsi:
Total luas kebun yang dijaga tetap memiliki tutupan vegetasi alami.
Indikator ini mengukur proporsi dari total area kebun yang dipertahankan atau direstorasi sebagai vegetasi alami. Area ini mencakup hutan asli, sistem agroforestri, penyangga riparian, atau area tidak ditanami yang belum secara signifikan berubah atau terdegradasi oleh kegiatan pertanian. Pemeliharaan vegetasi alami mendukung konservasi keanekaragaman hayati, meningkatkan kesehatan tanah dan air, serta memperkuat ketahanan kebun secara keseluruhan.
Pengumpulan Data:
Dikumpulkan sebagai persentase dari total luas kebun.
Untuk kelompok berisi kebun kecil, laporkan rata-rata persentase untuk semua kebun dalam pengumpulan data kelompok tersebut.
•Produsen harus mengukur area yang tertutup oleh vegetasi alami dengan membuat poligon atau mengunakan metode lainnya yang dapat diterima, dan melaporkannya dalam survei indikator di RACP.Data yang dilaporkan berasal dari tahun sebelumnya.
*Jika Pemegang Sertifikat disertifikasi berdasarkan Standar Pertanian Berkelanjutan, maka Indikator ini hanya dilaporkan sekali.
Keberlakuan:
Sertifikasi kelompok | Sertifikasi individu | ||
Kebun Kecil | Kebun Besar | Manajemen kelompok | Kecil/Besar |
|
|
| |
Jumlah pupuk anorganik (Liter atau kilogram)
Deskripsi:
Kuantitas pupuk (sintetis) anorganik yang diaplikasikan terhadap tanaman utama bersertifikasi pada tahun sebelumnya, dinyatakan dalam kilogram (kg) atau Liter (L). Pemantauan ini membantu produsen mengoptimalkan pengelolaan unsur hara, mengurangi penggunaan saprodi yang berlebihan, dan mendukung kesehatan tanah dan lingkungan
Pengumpulan Data:
Dikumpulkan sebagai nilai numerik, dilaporkan dalam satuan kilogram (kg) dan/atau Liter (L).
Total jumlah pupuk anorganik yang digunakan untuk tanaman utama.
Data yang dilaporkan berasal dari tahun sebelumnya.
*Jika Pemegang Sertifikat disertifikasi berdasarkan Standar Pertanian Berkelanjutan, maka Indikator ini hanya dilaporkan sekali.
Keberlakuan:
Sertifikasi kelompok | Sertifikasi individu | ||
Kebun Kecil | Kebun Besar | Manajemen kelompok | Kecil/Besar |
|
|
|
|
Jumlah pupuk organik (Liter atau kilogram)
Deskripsi:
Jumlah pupuk organik yang digunakan pada tahun sebelumnya.
Pupuk organik mencakup zat yang bersumber dari tumbuhan atau hewan, yang memberikan unsur hara ke tanaman, misalnya kompos, kotoran hewan, gambut, dan pupuk cair. Pemantauan penggunaan pupuk organik mendukung pengelolaan unsur hara secara bertanggung jawab, meningkatkan kesehatan tanah, dan menggiatkan praktik pertanian yang berkelanjutan.
Pengumpulan Data:
Dikumpulkan sebagai nilai numerik, dilaporkan dalam satuan kilogram (kg) dan/atau Liter (L).
Total jumlah pupuk organik yang digunakan untuk tanaman utama.
Data yang dilaporkan berasal dari tahun sebelumnya.
Keberlakuan:
Sertifikasi kelompok | Sertifikasi individu | ||
Kebun Kecil | Kebun Besar | Manajemen kelompok | Kecil/Besar |
|
|
|
|
Jumlah pengaplikasian pestisida
Deskripsi:
Indikator ini mengukur berapa kali pestisida diaplikasikan terhadap tanaman pada tahun sebelumnya. Pelacakan frekuensi penggunaan pestisida membantu produsen mengambil keputusan atas dasar informasi dan menerapkan praktik seperti Pengendalian Hama Terpadu (PHT), yang mendorong pengendalian hama secara alami dan mendukung peningkatan kesehatan dan ketahanan tanaman dan tanah.
Pengumpulan Data:
Dikumpulkan sebagai nilai numerik.
Frekuensi pengaplikasian pestisida per bahan aktif.
Data yang dilaporkan berasal dari tahun sebelumnya.
Keberlakuan:
Sertifikasi kelompok | Sertifikasi individu | ||
Kebun Kecil | Kebun Besar | Manajemen kelompok | Kecil/Besar |
|
|
|
|
Jumlah pestisida yang diaplikasikan (kg/ha, dipilah per bahan aktif)
Deskripsi:
Indikator ini mengukur jumlah pestisida yang diaplikasikan terhadap tanaman, dipilah per bahan aktif, pada tahun sebelumnya.
Pengumpulan Data:
Dikumpulkan sebagai nilai numerik.
Total jumlah pestisida yang diaplikasikan per bahan aktif.
Dilaporkan dalam satuan kilogram (kg) per hektare.
Data yang dilaporkan berasal dari tahun sebelumnya.
Keberlakuan:
Sertifikasi kelompok | Sertifikasi individu | ||
Kebun Kecil | Kebun Besar | Manajemen kelompok | Kecil/Besar |
|
|
|
|
Jumlah bahan aktif yang digunakan sesuai penggunaan khusus
Deskripsi:
Indikator ini mengukur jumlah bahan aktif pestisida yang diizinkan berdasarkan Kebijakan Penggunaan Khusus (Exceptional Use Policy/EUP) dan/atau Permohonan Penggunaan Darurat, yang diaplikasikan terhadap tanaman pada tahun sebelumnya. Pelacakan penggunaan EUP membantu pengelolaan pestisida secara bertanggung jawab, mendukung kepatuhan terhadap Standar Pertanian Regeneratif, dan menggiatkan praktik pengendalian hama secara lebih aman dan berkelanjutan.
Pengumpulan Data:
Dikumpulkan sebagai nilai numerik.
Total jumlah bahan aktif yang tercantum dalam EUP dan/atau Permohonan Penggunaan Darurat yang telah disetujui dan digunakan.
Data yang dilaporkan berasal dari tahun sebelumnya.
Keberlakuan:
Sertifikasi kelompok | Sertifikasi individu | ||
Kebun Kecil | Kebun Besar | Manajemen kelompok | Kecil/Besar |
|
|
|
|
Persentase area produksi dengan praktik renovasi atau rehabilitasi
Deskripsi:
Indikator ini mengukur proporsi area produktif tempat diterapkannya renovasi atau rehabilitasi, termasuk pemangkasan tajuk, yang disesuaikan dengan kondisi kebun. Pemantauan praktik ini mendukung peningkatan kesehatan tanaman, produktivitas, dan ketahanan kebun jangka panjang.
Pengumpulan Data:
Dikumpulkan sebagai nilai numerik.
Rata-rata persentase area produksi dengan praktik renovasi dan/atau rehabilitasi.
Dilaporkan dalam persentase.
Data yang dilaporkan berasal dari tahun sebelumnya.
Keberlakuan:
Sertifikasi kelompok | Sertifikasi individu | ||
Kebun Kecil | Kebun Besar | Manajemen kelompok | Kecil/Besar |
|
|
| |
Persentase area produksi yang tertutup tanaman penutup tanah, mulsa, dan/atau gulma lunak
Deskripsi:
Proporsi area produksi yang mempertahankan tutupan tanah dengan tanaman penutup tanah, mulsa organik, atau gulma lunak yang tumbuh secara alami. Pemeliharaan dan pemantauan tutupan tanah mendukung kesehatan tanah, mencegah erosi, mempertahankan kelembapan, dan menunjukkan komitmen produsen atas praktik regeneratif yang meningkatkan ketahanan kebun dalam jangka panjang.
Pengumpulan Data:
Dikumpulkan sebagai nilai numerik.
Rata-rata persentase area produksi yang tertutup tanaman penutup tanah, mulsa, dan/atau gulma lunak.
Dilaporkan dalam persentase.
Data yang dilaporkan berasal dari tahun sebelumnya.
Keberlakuan:
Sertifikasi kelompok | Sertifikasi individu | ||
Kebun Kecil | Kebun Besar | Manajemen kelompok | Kecil/Besar |
|
|
| |
Persentase erosi tanah
Deskripsi:
Indikator ini mengukur proporsi area produksi yang terdampak oleh erosi tanah.
Pemantauan erosi tanah membantu mengevaluasi praktik konservasi tanah seperti penanaman sejajar kontur, pemulsaan, agroforestri, dan penanaman tutupan tanah, yang mendukung peningkatan kesehatan tanah dan ketahanan kebun dalam jangka panjang.
Pengumpulan Data:
Dikumpulkan sebagai nilai numerik.
Rata-rata persentase area produksi yang terdampak erosi tanah.
Dilaporkan dalam persentase.
Data yang dilaporkan berasal dari tahun sebelumnya.
Keberlakuan:
Sertifikasi kelompok | Sertifikasi individu | ||
Kebun Kecil | Kebun Besar | Manajemen kelompok | Kecil/Besar |
|
|
| |
Persentase bahan organik tanah dan/atau jumlah Cacing Tanah dan/atau jumlah Mikroorganisme
Deskripsi:
Untuk memantau kesehatan tanah dalam pendekatan pertanian regeneratif, produsen dapat memutuskan untuk melaporkan satu atau lebih indikator berikut ini: bahan organik tanah, jumlah cacing tanah, dan/atau jumlah mikroorganisme. Masing-masing indikator ini mencerminkan aspek penting suatu sistem tanah yang sehat dan hidup.
Pengumpulan Data:
Dikumpulkan sebagai nilai numerik.
Laporkan bahan organik tanah sebagai persentase.
Laporkan jumlah cacing tanah sebagai volume (kg/ha).
Laporkan jumlah mikroorganisme sebagai jumlah per gram tanah.
Untuk kelompok berisi kebun kecil, data yang dilaporkan harus merupakan rata-rata dari indikator yang dipilih untuk dilaporkan.
Data yang dilaporkan berasal dari tahun sebelumnya.
Keberlakuan:
Sertifikasi kelompok | Sertifikasi individu | ||
Kebun Kecil | Kebun Besar | Manajemen kelompok | Kecil/Besar |
|
|
|
|
Penggunaan air untuk irigasi secara keseluruhan (Liter)
Deskripsi:
Total jumlah air yang digunakan untuk irigasi di kebun (dalam satuan Liter). Dengan menggiatkan pengelolaan air secara efisien dengan melacak penggunaan air irigasi mulai dari tahun pertama hingga berikutnya, produsen dapat memantau konsumsi air, mengoptimalkan sumber daya air, dan mendukung praktik pertanian yang berkelanjutan.
Pengumpulan data:
Catatan: Poin data ini hanya berlaku jika irigasi dipraktikkan di kebun dan dilaporkan.
Nilai numerik yang menunjukkan jumlah air yang digunakan dalam satuan Liter untuk irigasi.
Data yang dilaporkan berasal dari tahun sebelumnya.
*Jika Pemegang Sertifikat disertifikasi berdasarkan Standar Pertanian Berkelanjutan, maka Indikator ini hanya dilaporkan sekali.
Keberlakuan:
Sertifikasi kelompok | Sertifikasi individu | ||
Kebun Kecil | Kebun Besar | Manajemen kelompok | Kecil/Besar |
|
|
| |
Penggunaan air untuk pengolahan secara keseluruhan (Liter)
Deskripsi:
Total air yang digunakan untuk mengolah tanaman bersertifikasi Rainforest Alliance pada tahun sebelumnya. Pelacakan penggunaan air untuk pengolahan mendorong pengelolaan air secara efisien, memungkinkan produsen memantau konsumsi, mengoptimalkan sumber daya air, dan mendukung praktik pertanian berkelanjutan.
Pengumpulan data:
Catatan: Untuk Manajemen Kelompok, poin data ini berlaku jika kelompok memiliki fasilitas pengolahan terpusat.
Nilai numerik dalam satuan Liter.
Catat jumlah air yang digunakan sesuai dengan sistem pencatatan pihak manajemen yang terpasang di lokasi pengolahan. Periksa satuan pengukuran dan lakukan konversi ke Liter jika diperlukan.
Jika tidak ada sistem pencatatan, ukur volume air yang dikumpulkan untuk kegiatan pengolahan.
Data yang dilaporkan berasal dari tahun sebelumnya.
*Jika Pemegang Sertifikat disertifikasi berdasarkan Standar Pertanian Berkelanjutan, maka Indikator ini hanya dilaporkan sekali.
Keberlakuan:
Sertifikasi kelompok | Sertifikasi individu | ||
Kebun Kecil | Kebun Besar | Manajemen kelompok | Kecil/Besar |
|
|
| |
Informasi lainnya
Tanggal publikasi pertama dokumen ini (v 1.0): 3 Maret 2025
Dokumen yang bersifat "mengikat" harus dipatuhi untuk mengikuti sertifikasi. Dokumen yang bersifat "tidak mengikat" menyajikan informasi yang tidak wajib dipatuhi, untuk membantu pembaca memahami dan menerapkan persyaratan serta konten lainnya yang bersifat mengikat.
Penafian Penerjemahan
Untuk pertanyaan terkait makna pasti informasi dalam terjemahan, silakan merujuk pada versi resmi berbahasa Inggris untuk mengklarifikasi. Segala ketidaksesuaian atau perbedaan makna akibat penerjemahan bersifat tidak mengikat dan tidak berpengaruh terhadap tujuan audit atau sertifikasi.
Dilarang keras memperbanyak, memodifikasi, menyebarluaskan, atau menerbitkan ulang konten dokumen ini tanpa persetujuan tertulis sebelumnya dari Rainforest Alliance.
Informasi selengkapnya?
Untuk informasi lebih lanjut mengenai cara memperoleh sertifikat Rainforest Alliance, hubungi tim Sukses Pelanggan kami di customersuccess@ra.org
Untuk informasi lebih lanjut tentang Rainforest Alliance, kunjungi http://www.rainforest-alliance.org/id, hubungi info@ra.org atau kunjungi Kantor Rainforest Alliance Amsterdam yang beralamat di De Ruijterkade 6, 1013AA Amsterdam, Belanda.























































































































